Notification

×

Indeks Berita

Hebat Diduga Penyalahgunaan Wewenang, (Siswaji) Mantan Kades Patemon Tlogosari, Memberikan Bantuan Pemberdayaan Kepada Istri Dan Anaknya.

Rabu, 20 Oktober 2021 | 07:01 WIB Last Updated 2021-10-20T00:07:27Z


Bondowoso, Pilarpos.co.id - Dalam melaksanakan Roda pemerintahan ,seorang kepala desa haruslah berpegang teguh kepada sumpah jabatannya, dimana segala bentuk perbuatan yang dikerjakan harus sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan anggaran dana desa yang sangat fantastik yang berbunyi ratusan juta bahkan miliaran rupiah , maka sudah sangat jelas rawan sekali bagi Oknum melakukan penyalahgunaan wewenang dalam jabatannya , seperti yang termaktub dalam pasal 3 UU TIPIKOR (tindak pidana korupsi ) tentang penyalahgunaan wewenang , Menyebutkan setiap orang yang dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi ,menyalahgunakan wewenang, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau karena kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, maka akan dipidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun,


Oleh karena itu patut diduga hasil penelusuran tim media didesa patemon kecamatan Tlogosari kabupaten Bondowoso tahun 2021 era berakhirnya masa kepemimpinan Siswaji selaku kades pada waktu itu, Ia memberikan bantuan pemberdayaan perekonomian kepada istri dan anaknya serta menantunya (keluarga besar Siswaji) diindikasi kuat untuk memperkaya diri , padahal banyak masyarakatnya yang juga punya usaha masih belum kecipratan program tersebut .

Disisi lain Yuli selaku ponakan dari Siswaji yang menjabat sebagai sekdes desa tersebut, membenarkan pemberian bantuan program tersebut , saat dikonfirmasi mengatakan " apa saya salah memberikan bantuan program pemberdayaan perekonomian kepada Riko yang sudah punya istri dan punya usaha , yang penting kan saya berikan kepada mereka , lagi pula saya masih baru jadi sekdes, dan saya rasa hal itu sudah sesuai dengan perbub, Ungkapnya.


Dilain pihak program pemberdayaan perekonomian memang sangat diperioritaskan oleh pemerintah ,dengan asas pertimbangan dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan dan sesuai dengan kategori yang patut menerima bantuan,namun faktanya melihat dari faktor jabatan ,dan kedudukan, juga kemewahan serta kemegahan rumah Siswaji selaku kades pada waktu itu , pemberian bantuan program pemberdayaan perekonomian dari dana desa diakhir masa jabatannya pertengahan tahun 2021, patut dipertanyakan dan di evaluasi ???
Apakah pantas seorang kades memberi bantuan pemberdayaan kepada istrinya, serta anak kandung dan menantunya sang kades, Lalu warga desa Patemon yang lain mau dikemanakan ?.....


Oleh karena itu kami para aktivis rakyat Bondowoso sangat prihatin dan merasa terpanggil untuk mengusut tuntas kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang ada didesa Patemon tersebut.

Disisi lain Siswaji sendiri sangat sulit ditemui untuk dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut via telpon tidak diangkat ,sampai berita ini naik. Bersambung,(TIM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update