Notification

×

Indeks Berita

Diduga Tebang Pilih Konsumen, Salah-satu Swalayan Indomaret di Sampang Dikeluhkan Warga

Selasa, 25 Januari 2022 | 09:51 WIB Last Updated 2022-01-25T02:57:21Z

 


SAMPANG, Pilarpos.co.id - Salah-satu toko Indomaret di Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, dikeluhkan warga karena diduga penjualan minyak goreng di Indomaret tersebut terkesan tebang pilih.


minyak goreng merupakan bahan pokok yang sangat dibutuhkan bagi kalangan ibu rumah tangga pada umumnya dan pegiat usaha lainnya.


Hal itu dikatakan dan dikeluhkan oleh warga inisial (YN), bahwa dirinya pergi ke Indomaret tersebut mau membeli minyak goreng (Sabtu 22/01/2021), namun salah satu karyawan di Indomaret tersebut mengatakan kalau minyak goreng sudah kosong dan habis terjual.


"Kosong umi, mulai tadi dari pagi sudah habis 6 dus,"katanya warga inisial (YN) saat di konfirmasi media ini melalui via WhatsAppnya, sambil menirukan kata karyawan di Indomaret tersebut, Sabtu 22/01/2022.


" bilang kosong namun itu tidak menyakinkan, kan tau kalau antara benar-benar habis dan masih ada, menurut saya itu bohong,"kesalnya.


Dirinya juga menambahkan bahwasanya dirinya merasa kasihan kepada orang lain yang tidak kebagian minyak goreng tersebut.


"Kalau yang kenal dikasih 6, dikasih 5, tapi kalau gak begitu kenal di bilang sudah habis, gak tau di jual kemana sama karyawan" Ungkapnya.


"Yang dikasih itu memang pilih-pilih orang, gak semua pelanggan dikasih,"tuturnya.


Sementara itu, pak Tiar kepala karyawan di salah satu Indomaret jrengik tersebut saat dikonfirmasi media ini melalui Via WhatsAppnya menjelaskan bahwasanya untuk penjualan minyak goreng di toko Indomaret tersebut pihaknya sudah menyampaikan kepada karyawan yang lain sesuai SOP.


"Untuk itu disama ratakan pak, tergantung ketersediaan stok ditoko, kalau dipajang full tiap jam pasti stok ditoko kosong dan nanti karyawan juga kenak imbasnya kalau penjualan banyak, dan rata-rata disemua Indomaret banyak konsumen yang melebihi batas pengambilan tiap konsumen 2pcs begitupun ditoko, sebagai karyawan sudah saya sampaikan sesuai SOP perusahaan, akan tetapi banyak cara konsumen untuk mendapatkan lebih dari 2pcs,"jelasnya. Minggu 23/01/2022.


Lebih lanjut pak Tiar mengatakan bahwasanya pihaknya saat itu masuk pagi, dijelaskan juga kalau saat itu memang ada kiriman minyak hanya 2 karton pada saat jam 7 pagi, akan tetapi pada saat jam 8 ada penghitungan barang dari kantor.


"Semua tim saya datang ke toko semua, dan untuk pengambilan barang dari gudang distop dulu karena ada penghitungan barang, dan pada saat jam 3 sudah selesai baru karyawan toko bisa ambil dari gudang,"katanya.


Menanggapi atas keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Dra Suhartini Kaptiati saat dihubungi Media ini melalui telepon selulernya pihaknya mengatakan bahwasanya untuk mengevaluasi monitoringnya tidak mungkin satu-satu, mainnya sampling, pihaknya juga bersama tim akan turun kelapangan karena dalam hal tersebut pihaknya tidak serta-merta langsung bertindak.


"Nantik biar teman-teman ke lokasi, melihat apa benar seperti itu," tegasnya. Senin 24/01/2022.


"Ini kan kebijakan pemerintah, bukan kebijakan diskopindag Kabupaten Sampang," jelasnya.


Lebih lanjut Suhartini menjelaskan bahwasanya pihaknya sebelumnya sudah menghimbau ke Indomaret atau minimarket lainnya bahkan langsung ke kantor pusatnya, sesuai keputusan pemerintah bahwa tidak boleh ada pembelian secara berlebihan atau penimbunan suatu barang karena didasari rasa panik dan takut berlebih (Panic Buying).


"Memang dibatasi penjualannya supaya orang semuanya bisa kebagian dan tidak menumpuk," terangnya.


"Memang di Indomaret itu, mungkin dari asosiasi atau lain sebagainya sudah diumumkan masing-masing orang bisa membeli 1pcs," pungkasnya.




Pewarta: (Safi'i/Agus)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

×
Berita Terbaru Update